Pendapat Koordinator Siaga 98 Terhadap Sikap Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) semestinya menegur juga Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang seringkali buat pernyataan di luar masalah investasi, tapi soal politik di luar tugasnya sebagai Menteri Investasi. 

Demikian pendapat Hasanuddin Koordinator Siaga 98 dalam keterangan persnya Selasa (12/7) di Jakarta. Dia juga menyebutkan bahwa Sebelumnya soal Pemilu, perpanjangan periodisasi masa jabatan presiden dan kini duet Anies Baswedan dan Puan Maharani.

"Tingkat keluar jalur tugas yang diberikan sama antara Bahlil dan Zulhas, sama-sama ngomong politik di luar tugasbya, tapi hanya Zulhas yang diingatkan," katanya. 

Oleh sebab itu dia berharap Jokowi memberi peringatan ke semua pembantunya. "Kami berharap, peringatan kepada Zulhas ini, juga dimaknai sebagai peringatan ke semua pembantu presiden, agar Kabinetnya fokus pada pekerjaan urusan pemerintahan di bidangnya," harapnya.

Apalagi mengingat situasi perekonomian global yang memburuk dan mulai berdampak pada kondisi di dalam negeri, imbuhnya.

"Situasi ini berdampak pada investasi di Indonesia, apalagi jika menteri urusan investasi bicara soal politik yang menimbulkan kontroversi dan ketidakpastian politik. Tentu akan berdampak pada pertumbuhan investasi," kata dia.

Dalam akhir keterangan persnya, dia menyebutkan. "Zulhas yang Ketua Partai saja diingatkan, padahal memiliki posisi politik. Apalagi Bahlil, tidak sebagai ketua partai politik. Sebaiknya diam saja, fokus pada tugasnya sebagai Menteri Investasi." (Rilis)